Installasi NAS menggunakan NFS di CentOS

NFS (Network File System) adalah sebuah protokol file sistem jaringan yang awalnya dikembangkan oleh Sun Microsystem pada tahun 1984, NFS memungkinkan klien untuk mengakses file melalui jaringan dengan cara yang sama seperti pada saat mengakses penyimpanan di lokal. NFS dibangung diatas Open Network Computing Remote Procedure Call (ONC RPC) system.
Hingga saat ini NFS (Network File System) mempunyai beberapa versi, yaitu:
NFS v2: versi 2 pada awalnya hanya menggunakan protokol UDP dan hanya dapat memperbolehkan membaca file 2GB.
NFS v3: Sudah mendukung protokol TCP dan ditambahkan beberapa fitur yang dapat digunakan untuk membaca file lebih dari 2GB, misalnya dukungan untuk 64-bit offset. TCP ditambahkan pada versi 3 ini untuk memperbaiki kecepatan transfer data pada WAN, karena jika menggunakan UDP proses transfer data cenderung lebih lambat.
NFS v4: Versi 4 lebih ditekankan pada fitur kemanan dan dukungan clustering serta akses ke NFS secara paralel melalui jaringan. Saat ini versi 4 adalah NFS versi terbaru.
Pada artikel ini saya ingin menuliskan bagaimana membangun NAS (Network Attach Storage) menggunakan CentOS dan NFS v3, follow this step:
Installasi CentOS menggunakan minimal installation mode, bisa baca di posting “Instalasi CentOS mode minimal”

Jika koneksi internet cukup besar >512 / jika sabar menunggu silahkan update CentOS-nya:

$ sudo yum update -y

Install NFS

$ sudo yum install nfs*

Buat direktori yang akan digunakan atau diakses oleh klien, disini saya membuat partisi “/data” sebagai drive yang digunakan untuk storage server:

$ sudo mkdir /data/node1
$ sudo chmod -R 777 /data/node1

Kemudian setting hak akses network ke NFS server, untuk parameter seperti ini “/path-server      ip-network-allowed(privileges)”

$ sudo vi /etc/export
/data/node2       10.10.1.10(rw,sync,no_subtree_check)

Eksport hasil konfigurasi diatas:

$ sudo /usr/sbin/exportfs -avr
$ sudo /etc/init.d/portmap restart
$ sudo /etc/init.d/nfs restart
$ sudo /sbin/chkconfig –level 35 portmap on
$ sudo /sbin/chkconfig –level 35 nfs on

Untuk fitur pengamanan sederhana bisa menggunakan hak akses di “hosts.allow”:

$ sudo vi /etc/hosts.allow
portmap: 10.10.1.10, 192.168.10.2

Kemudian disisi client yang perlu dilakukan adalah menginstall nfs client dan portmap. Portmap ini digunakan pada NFS versi 3 sedangkan versi 4 tidak memerlukannya karena dapat menggunakan metode autentikasi. Klien yang saya gunakan pada saat uji coba adalah CentOS 5.5:

$ sudo yum install nfs
$ sudo yum install portmap
$ sudo /etc/init.d/portmap start
$ sudo /sbin/chkcongfig –level 35 portmap on

Periksa apakah export di NFS server sudah berfungsi dan lihat juga hak aksesya:

$ sudo showmount -e nas-server
Export list for nas-server:
/data/node1    10.10.1.10

Oke, lalu mount ke local directory (client), tapi sebelumnya buat local directory yang akan digunakan sebagai mount point ke NAS, hati-hati jika menggunakan opsi seperti dibawah, karena local directory berada dibawah / (partisi root) maka jika mountin ke nas lepas maka semua aktivitas data dari klien akan di write ke local directory (/mynas) sehingga jika partisi root kecil agak riskan. Saya sendiri menggunakan partisi / (root) hanya berkisar antara 8-10GB saya tetap melakukan mounting dengan local directory dibawah root :D, like this:

$ sudo mkdir /mynas
$ sudo mount nas-server:/data/node1 /mynas
$ df -h
Filesystem            Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/md1              9.5G  691M  8.3G   8% /
/dev/md7              292G   86G  192G  31% /home
/dev/md6               95G   32G   59G  35% /backup
/dev/md5              2.0G  170M  1.7G  10% /tmp
/dev/md3               38G  3.6G   33G  10% /var
/dev/md2               15G  3.9G  9.7G  29% /usr
/dev/md0              243M   24M  207M  11% /boot
tmpfs                 2.0G     0  2.0G   0% /dev/shm
nas-server:/data/node1      857G  696G  117G  86% /mynas

Sampai disini proses setting dan konfigurasi NAS dengan NFS server telah selesai, semoga bermanfaat 🙂